TOC

This article is currently in the process of being translated into Indonesian (~71% done).

A WPF application:

The Window

Ketika membuat sebuah aplikasi WPF, hal pertama yang akan Anda temui adalah class Window. Class ini berfungsi sebagai akar dari sebuah jendela dan menampilkan bingkai standar, bar judul serta tombol peebesar, perkecil dan tombol tutup. Sebuah jendela WPF adalah sebuah kombinasi dari sebuah file XAML (.xaml), dimana elemen <Window> berfungsi sebagai dasarnya, dan sebuah file CodeBehind (.cs). Jika anda menggunakan Visual Studio (Express) dan Anda membuat sebuah aplikasi WPF baru, Visual Studio akan membuat sebuah jendela default untuk Anda, yang mana akan terlihat seperti berikut:

<Window x:Class="WpfApplication1.Window1"
    xmlns="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml/presentation"
    xmlns:x="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml"
    Title="Window1" Height="300" Width="300">
    <Grid>

    </Grid>
</Window>

The x:class attribute tells the XAML file which class to use, in this case Window1, which Visual Studio has created for us as well. You will find it in the project tree in VS, as a child node of the XAML file. By default, it looks something like this:

using System;
using System.Windows;
using System.Windows.Controls;
//…more using statements

namespace WpfApplication1
{
    /// <summary>
    /// Interaction logic for Window1.xaml
    /// </summary>
    public partial class Window1 : Window
    {
        public Window1()
        {
            InitializeComponent();
        }
    }
}

Seperti yang Anda lihat, class Window1 didefinisikan sebagai partial, karena class tersebut dikombinasikan dengan file XAML anda pada runtime untuk memberi anda jendela penuh. Inilah yang dilakukan ketika kita memanggil fungsi InitializeComponent(), karena itulah mengapa itu dibutuhkan untuk mendapatkan jendela lengkap dan sukses berjalan.

Jika kita kembali melihat file XAML nya, Anda akan melihat beberapa atribut-atribut menarik lainnya yang terdapat pada elemen Window, seperti Title, yang mendefinisikan judul dari window tersebut (di tampilkan pada bar judul) begitu pula dengan lebar dan tinggi awal. Terdapat juga beberapa definisi namespace, yang mana akan kita bahas lebih jauh dalam bab XAML.

Anda juga akan memperhatikan bahwa Visual Studio telah membuat sebuah kontrol Grid untuk kita didalam Window tadi. Kontrol Grid adalah satu dari panel-panel yang ada pada WPF, dan walaupun dapat diberikan panel atau kontrl yang mana saja, Window hanya boleh memiliki SATU kontrol turunan, jadi sebuah Panel, yang nantinya akan berisi berbagai kontrol turunan, biasanya merupakan sebuah pilihan yang bagus. Nantinya pada tutorial ini, kita akan melihat jauh lebih dalam mengenai berbagai macam tipe panel-panel yang dapat Anda pergunakan, karena mereka sangat penting dalam WPF.

Properti-properti Window yang penting

Kelas Window pada WPF memiliki banyak atribut-atribut menarik yang dapat Anda set untuk mengatur tampilan dan perilaku dari window aplikasi Anda. Berikut adalah daftar kecil dari atribut-atribut yang paling menarik:

Icon - Memungkinkan Anda untuk menentukan ikon dari window Anda, yang biasanya ditampilkan pada sudut kanan atas, tepat sebelum judul window.

ResizeMode - Kontrol ini menunjukkan dan bagaimana end-user dapat mengubah ukuran dari window Anda. Default-nya adalah CanResize, yang mana akan memungkinkan pengguna untuk mengubah ukuran window seperti window-window lainnya, apakah dengan menggunakan tombol maximize/minimize atau dengan menarik salah satu pinggiran window. CanMinimize akan memungkinkan pengguna untuk mengecilkan window, tapi tidak dapat memperbesar window itu ataupun menariknya menjadi lebih besar atau lebih kecil. NoResize adalah pilihan yang paling ketat, dimana tombol maximize dan minimize dihilangkan dan window nya tidak dapat ditarik untuk memperbesar atau memperkecil.

ShowInTaskbar - Pilihan defaulnya adalah true, tapi jika Anda mengaturnya pada false, window Anda tidak akan ditampilkan pada taskbar Windows. Hal ini berguna untuk window-window non-primary atau untuk aplikasi yang seharusnya di minimize ke tray.

SizeToContent - Menentukan apakah window Anda harus mengubah ukurannya sendiri secara otomatis untuk kontennya agar cukup. Pilihan defaultnya adalah Manual, yang berarti window tidak secara otomatis merubah ukuran. Pilihan lainnya adalah Width, Height dan WidthAndHeight, dan masing-masing akan secara otomatis menyesuaikan ukuran windownya secara horizontal, vertikal, atau keduanya.

Topmost - The default is false, but if set to true, your Window will stay on top of other windows unless minimized. Only useful for special situations.

WindowStartupLocation - Controls the initial position of your window. The default is Manual, which means that the window will be initially positioned according to the Top and Left properties of your window. Other options are CenterOwner, which will position the window in the center of it's owner window, and CenterScreen, which will position the window in the center of the screen.

WindowState - Controls the initial window state. It can be either Normal, Maximized or Minimized. The default is Normal, which is what you should use unless you want your window to start either maximized or minimized.

There are lots of other attributes though, so have a look for yourself and then move on to the next chapter.

This article has been fully translated into the following languages: Is your preferred language not on the list? Click here to help us translate this article into your language!